Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia periode 2025–2029, yang menitikberatkan pada penguatan harmoni antarumat beragama dan pengembangan nilai-nilai kemanusiaan. Agenda ini juga sejalan dengan Asta Aksi Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan.
Ketua FKUB Sidrap, Dr. Umar Yahya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi yang penting, terutama setelah peringatan dua hari besar keagamaan: Nyepi dan Idulfitri. Ia menegaskan bahwa melalui pemahaman spiritual yang mendalam, masyarakat dapat lebih menghargai keberagaman yang ada.
“Tujuan utama dari dialog ini adalah membangun rasa saling menghormati terhadap keberagaman agama dan budaya, memperkuat ikatan sosial, dan mencegah potensi konflik yang disebabkan oleh perbedaan suku maupun agama,” ujarnya.
FKUB Sidrap juga memperkenalkan slogan “Damai, Rukun, Harmonis (DRH)” sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keharmonisan sosial antarumat beragama di wilayah Sidrap.
Dialog ini turut dihadiri sejumlah tokoh lintas sektor yang memiliki peran penting dalam pembinaan kerukunan di daerah, di antaranya:
H. Aminuddin, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel
Mustari, Kasubbag TU Kemenag Sidrap
KOMPOL Sulkarnain, Wakapolres Sidrap
Muhammad Arsul, Kepala Badan Kesbangpol Sidrap
Perwakilan Kodim 1420 Sidrap
Serta tokoh masyarakat, pemuda lintas agama, dan organisasi keagamaan
Dalam sambutannya, H. Aminuddin menekankan bahwa nilai cinta tidak cukup hanya dipahami secara filosofis, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata—baik dalam hubungan antarmanusia maupun dalam kepedulian terhadap lingkungan hidup.
“Mencintai setiap makhluk adalah kunci dicintai oleh Yang Maha Kuasa. Melalui Asta Aksi, Kemenag mendorong cinta kepada Tuhan, kepada sesama, dan kepada alam. Inilah bentuk komprehensif dari pengamalan nilai-nilai agama,” jelasnya.
Ia juga memperkenalkan konsep ekoteologi, pendekatan yang menggabungkan spiritualitas dengan tanggung jawab ekologis sebagai bagian dari misi keagamaan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, FKUB Sidrap berharap semangat toleransi, cinta kasih, dan harmoni sosial dapat terus dipupuk di tengah masyarakat, membangun fondasi kuat untuk kehidupan beragama yang damai dan inklusif.